www.sijiwae.net
Akses dan portal Internet Jateng dan DIY 

Layanan  


 
Yogyakarta

 Solo

 
Semarang

 
ATM  BCA

 
Hotel

 
Industri

 Bank

 
Travel Agents

 Agenda

 
Kereta Api

 Bioskop

 Hiburan

 Mall

 Dokter

 Rumah Sakit
 
 Boutique

 Peta


 

Yogyakarta

 
Yogyakarta dikenal sebagai kota pelajar, kota budaya, dan kota gudeg. Sangat harmonis sekali kehidupan pelajar dan mahasiswa di kota dengan beragam budaya ini. Jangan lewatkan untuk mencicipi masakan khas gudeg. Sayur yang terbuat dari buah nangka yang konon kelezatannya bagaikan "burger". 
   
Kraton Kasultanan
Lebih dari 200 tahun yang lalu tempat ini hanyalah sebuah rawa dengan nama 'Umbul Pacetokan', yang kemudian dibangun oleh Pangeran Mangkubumi menjadi 'Pesanggrahan Ayodya". Pasenggrahan ini lalu dibangun menjadi Kraton Kasultanan Yogyakarta yang menghadap utara dengan halaman alun-alun.  
Keraton dibuka setiap hari untuk kunjungan wisata mulai pukul 07.30 WIB sampai pukul 13.00 WIB. Khusus hari Jum'at hanya dibuka sampai pukul 12.00 WIB. Pada hari Minggu pukul 10.00 WIB pengunjung dapat menyaksikan tarian tradisional di dalam kraton.

Alun-Alun Lor
Sejak tahun 1928 alun-alun lor telah diubah menjadi hamparan rerumputan dengan 62 pohon Banyan di sekelilingnya. Enam pohon dalam alun-alun mempunyai nama sendiri-sendiri dan dua pohon yang ada ditengahnya dianggap keramat. Di ujung tenggara alun-alun terdapat kurungan yang konon dulunya dipakai untuk kontes pertarungan harimau dan kerbau. Tapi sekarang kurungan tersebut hanyalah seonggok kurungan kosong. Di siang hari alun-alun lor biasa dipakai untuk bermain sepak bola, senam, dan layang-layang. Ketika hari menjelang malam berjajar pedagang martabak di ujung timur laut, pedagang jagung bakar di sisi timur. Di sebelah selatan alun-alun berdiri Mesjid Ageng yang dibangun tahun 1773 pada masa Kasultanan Hamengkubuwono I. Mesjid ini bercorak Hindu-Jawa dengan atap yang bertingkat (Lingga). 

Alun-Alun Kidul
Alun-alun kidul yang berada di kaki keraton sebelah timur Taman Sari terdapat empat pohon Banyan dengan dua pohon di tengah-tengah dan dua pohon yang lain di sebelah selatan pintu masuk. Awalnya alun-alun ini hanyalah hamparan pasir hitam yang digunakan untuk latihan militer dan pertandingan harimau. Di sisi selatan alun-alun terdapat kandang gajah milik kerajaan, dan dipojok utara alun-alun terdapat paviliun Sasono Hinggil Dwi Abad yang didirikan pada tahun 1955. Kini alun-alun kidul ini sudah menjadi rerumputan hijau yang digunakan untuk berbagai kegiatan olah raga dan kontes burung berkicau.  
   
Taman Sari
Taman sari artinya taman yang indah, yang pada jaman dahulu merupakan tempat peristirahatan Sri Sultan beserta kerabat istana. Terletak sekitar 400 meter dari kompleks keraton Yogyakarta atau jika mau berjalan kaki dari halaman belakang kraton (Kemandingan Kidul atau halaman Magangan) 
hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit. Taman sari ini dibangun pada tahun 1865 dengan arsitektur Jawa Tradisional yang dipengaruhi gaya bangunan Portugis. Taman sari merupakan istana air dengan laut buatan yang disebut Segaran dan pulau buatan yang disebut Pulau Kenanga. Di masa silam pulau ini banyak dihiasi oleh bunga kenanga, sehingga disebut Pulau Kenanga. Di atas pulau terdapat bangunan bertingkat dengan nama Majheti, atau lazim disebut Cemethi. Dari tempat ini akan terlihat setengah dari kota Yogyakarta. Bangunan lain yang terdapat dalam Taman sari ini adalah Umbul Binangun, Kolam Pemandian Sri Sultan, Lorong Bawah Tanah, Gapura, Sumur Gumuling dan lain sebagainya. Taman Sari terbuka untuk wisatawan mulai pukul 08.00 sampai 17.00 WIB
   
Sumur Gumuling
Di tengah telaga buatan (Segaran) terdapat puing bangunan besar dan luas. Di salah satu sisinya terdapat tangga setapak yang gelap menjuju lorong bawah tanah Taman Sari yaitu Sumur Gumuling. Di ujung lorong terus menuju atrium (bilik) bundar yang terbuka bagian atasnya sehingga terlihat cahaya 
langit. Di tengah dasar atrium ada kolam kecil seperti sumur. Ruang kecil di sisi barat dari kedua galeri (atas dan bawah) konon pernah dipakai sebagai masjid. Jika dilihat dari keunikan struktur bangunan ada kemungkinan tempat itu didesain sebagai tempat  meditasi dan pengasingan diri.
   
Gembira Loka
Adalah kebun binatang yang terletak di aliran sungai Gajahwong. Di kebun binatang ini terdapat sekitar 470 jenis binatang dan burung. Setiap tahunnya ada tambahan penghuni baik karena berkembang biak maupun upaya pengelola untuk menambah koleksi binatangnya. Di Gembira Loka pengunjung dapat 

bersuka ria dengan menggunakan perahu boat yang telah disediakan di telaga.

                                                                                      
Lanjut >>

 

Belum punya browser ? 
Download  di server lokal
plasa.com.  :

 

(klik banner diatas)

Ikuti quiz berhadiah Telkomania 

Tentang kami

Info Layanan
 
Akses Internet
 Pemula
 
Setting PC
  
Instalasi modem
  
Seting dial up
  
Seting proxy
  
Seting DNS
   Nggak konek ? 
 
FAQ

Interaksi
  Ngobrol
 
Forum diskusi 
  Milis
 
Iklan gratis
  Kontak jodoh

Telkom Online
  Info Produk
 
Tagihan telp 109
 
Direktori 108
  Lapor gangguan
  Tarif telepon
  Solusi untuk Anda



CJY-Net (www.sijiwae.net) dikelola oleh
PT. Telkom Divisi Regional IV Jateng dan DIY
Jl. Pahlawan 10, Semarang Jateng